PsikoDeks
Buka Kamus Psikologi
Psikologi PerilakuLinguistik

autoklitik

autoclitic

Ringkasan Singkat

Unit perilaku verbal yang bergantung pada perilaku verbal lain untuk memodifikasi maknanya atau dampaknya terhadap pendengar.

Autoklitik adalah konsep yang diperkenalkan oleh B.F. Skinner dalam analisis perilaku verbal. Ini merupakan jenis operan verbal yang fungsinya adalah untuk memberikan informasi tambahan tentang perilaku verbal utama (mand, tact, atau intraverbal). Sebagai contoh, ketika seseorang mengatakan "Saya yakin hari ini akan hujan", frasa "Saya yakin" bertindak sebagai autoklitik yang memberi tahu pendengar tentang tingkat kepastian pembicara terhadap pernyataan utamanya.

Autoklitik sangat penting dalam komunikasi karena membantu menyempurnakan interaksi sosial. Tanpa autoklitik, bahasa akan menjadi kaku dan kurang bernuansa. Autoklitik dapat menunjukkan hubungan antara kata-kata, mengomentari validitas suatu pernyataan, atau menunjukkan intensitas emosional dari apa yang dikatakan. Dengan demikian, autoklitik memungkinkan pembicara untuk mengarahkan cara pendengar bereaksi terhadap pesan yang disampaikan.

Referensi Yang Bisa Anda Gunakan

  • Skinner, B. F. (1957). Verbal Behavior. Copley Publishing Group.
  • Catania, A. C. (1998). Learning. Prentice Hall.
Ditambahkan: 5 Mei 2026
Diperbarui: 7 Mei 2026

Peringatan Sitasi Akademik

Halaman ini disusun murni sebagai alat bantu pemahaman awal. Dilarang keras mengutip halaman ini sebagai sitasi utama dalam karya ilmiah atau tugas akhir. Silakan gunakan literatur primer yang tercantum pada daftar pustaka.

Feedback